UNBAJA Tuan Rumah Temu Wicara Regional XVIII FKMTSI Wilayah VI Jabar-Banten
Universitas Banten Jaya (UNBAJA) mendapat kehormatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Wicara Regional XVIII Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Seluruh Indonesia (FKMTSI) Wilayah VI Jawa Barat–Banten. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (13/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026), mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi untuk Meningkatkan Kejayaan FKMTSI Wilayah VI Jabar-Banten.”
Sebanyak 49 universitas dari wilayah Jawa Barat dan Banten turut ambil bagian, dengan total peserta mencapai kurang lebih 347 mahasiswa. Kegiatan ini diketuai oleh Ahmad Faqih Assajad dari Teknik Sipil Universitas Banten Jaya bersama jajaran panitia dari Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UNBAJA.
Acara secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Banten Jaya, Prof. Dr. Dadang Herli Saputra, S.IP., S.S., S.H., M.H., M.Si., M.Kn., didampingi Dekan Fakultas Teknik, Dr. Anis Masyruroh, M.T., IPM, Kabiro III, Asih Kurnianingsih, S.E., M.M., Kabag Kemahasiswaan, M. Yusuf Romdoni, S.Kom., M.TI., serta Kaprodi Teknik Sipil, Ir. Nila Prasetyo Artiwi, M.T.
“Selamat datang kepada seluruh peserta Temu Wicara dari wilayah Jawa Barat dan Banten. Kehadiran saudara-saudara mencerminkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan komitmen untuk membangun organisasi mahasiswa Teknik Sipil yang lebih kuat dan progresif,” ujar Prof. Dadang dalam sambutannya.
Rektor menegaskan dukungan penuh UNBAJA terhadap kegiatan yang memperkuat jejaring mahasiswa dan mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Sementara itu, Dr. Anis Masyruroh, M.T., IPM menyampaikan bahwa Temu Wicara merupakan forum tertinggi untuk merenungkan arah perjuangan organisasi, mengevaluasi perjalanan, serta merumuskan langkah strategis ke depan.
“Di forum inilah nilai demokrasi, musyawarah, dan kepemimpinan diuji dan ditumbuhkan. Mahasiswa Teknik Sipil memiliki peran vital sebagai calon perencana dan pengawas pembangunan infrastruktur nasional,” tegasnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda strategis dan inspiratif, antara lain:
- Pertunjukan seni budaya Banten (tari tradisional dan pencak silat)
- Seminar ilmiah bertema “Peran Bendungan dalam Ketahanan Air di Era Perubahan Iklim Tahun 2026” dengan narasumber Ir. M. Ichwanul Yusup, M.T., dosen Teknik Sipil UNBAJA sekaligus praktisi bidang keairan
- Kunjungan wisata ilmiah ke Bendungan Sindang Heula
- Lomba AutoCAD antar mahasiswa
- Kongres Mahasiswa Teknik Sipil se-Jabar Banten
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan kritis, solutif, dan berorientasi pada kepentingan publik. Mahasiswa Teknik Sipil sebagai calon insinyur masa depan dituntut mampu menghadirkan inovasi pembangunan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan perubahan iklim.
Kesuksesan Temu Wicara Regional XVIII FKMTSI Wilayah VI Jabar-Banten tidak terlepas dari dukungan penuh pimpinan Universitas Banten Jaya serta kerja keras seluruh panitia dari Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UNBAJA. Momentum ini sekaligus memperkuat posisi UNBAJA sebagai kampus yang aktif, kolaboratif, dan berkomitmen dalam pengembangan kepemimpinan mahasiswa di tingkat regional maupun nasional.