Protokol Kesehatan pada Perpustakaan Universitas Banten Jaya di Era New Normal

Serang – Dalam rangka mendukung keberlangsungan layanan akademik yang aman dan nyaman, Perpustakaan Universitas Banten Jaya (UNBAJA) menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat di era New Normal. Penerapan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen institusi dalam melindungi kesehatan sivitas akademika tanpa mengurangi kualitas layanan perpustakaan.

Penerapan protokol kesehatan di lingkungan Perpustakaan UNBAJA mengacu pada kebijakan pemerintah serta panduan pencegahan penyebaran penyakit, khususnya dalam aktivitas layanan publik dan pendidikan tinggi.

Penerapan Protokol Kesehatan

Beberapa langkah yang diterapkan di Perpustakaan Universitas Banten Jaya antara lain:

  1. Pembatasan Jumlah Pengunjung
    Jumlah pengunjung perpustakaan dibatasi sesuai kapasitas ruang guna menjaga jarak aman antar pengguna.
  2. Pemeriksaan dan Kebersihan Diri
    Setiap pengunjung diwajibkan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki area perpustakaan.
  3. Penggunaan Masker
    Seluruh pengunjung dan petugas perpustakaan diwajibkan menggunakan masker selama berada di lingkungan perpustakaan.
  4. Pengaturan Jarak Fisik (Physical Distancing)
    Area baca, meja layanan, dan ruang koleksi diatur agar tetap menjaga jarak aman antar pengguna.
  5. Disinfeksi Rutin
    Ruang perpustakaan, meja baca, komputer, serta fasilitas umum lainnya dibersihkan dan disemprot disinfektan secara berkala.
  6. Optimalisasi Layanan Digital
    Perpustakaan UNBAJA mendorong pemanfaatan layanan digital, seperti koleksi elektronik dan layanan informasi daring, guna mengurangi kontak fisik secara langsung.

Komitmen Layanan Aman dan Berkualitas

Kepala UPT Perpustakaan Universitas Banten Jaya menyampaikan bahwa penerapan protokol kesehatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan produktif di tengah adaptasi kebiasaan baru.

Dengan penerapan protokol kesehatan secara konsisten, Perpustakaan Universitas Banten Jaya diharapkan tetap dapat menjalankan fungsinya sebagai pusat sumber informasi, literasi, dan pembelajaran, sekaligus mendukung keselamatan seluruh sivitas akademika.

Related posts