Naik Krl Commuter Line Jadi Ruang Kuliah Mahasiswa Teknik Sipil Unbaja Dalami Rekayasa Jalan Rel Di Lapangan

Mahasiswa Teknik Sipil UNBAJA Lakukan Kunjungan Lapangan sebagai User KRL Commuter Line

🚆 Mahasiswa Teknik Sipil UNBAJA Lakukan Kunjungan Lapangan sebagai User KRL Commuter Line

📍 Serang – Jakarta | 🎓 Program Studi Teknik Sipil

🏫 Universitas Banten Jaya (UNBAJA) kembali menyelenggarakan kegiatan kunjungan lapangan mahasiswa sebagai pengguna (user) KRL Commuter Line, yang merupakan agenda akademik rutin tahunan pada mata kuliah Rekayasa Jalan Rel. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dengan rute perjalanan Serang–Jakarta, serta dipandu langsung oleh dosen pengampu, Ir. Telly Rosdiyani, ST., MT.

📚 Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran kontekstual, di mana mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga mengamati secara langsung penerapan sistem transportasi rel perkotaan di lapangan. Sebelum keberangkatan, mahasiswa telah dibekali tugas observasi yang mengaitkan teori perkuliahan dengan kondisi nyata yang akan ditemui selama perjalanan.

🚉 Selama perjalanan menggunakan KRL Commuter Line, mahasiswa melakukan observasi terhadap sistem operasi kereta, fasilitas stasiun, kinerja pelayanan, serta perilaku pengguna KRL. Pengamatan dilakukan sejak keberangkatan dari Stasiun Serang hingga tiba di Jakarta, sehingga mahasiswa memperoleh gambaran utuh mengenai operasional transportasi massal berbasis rel.

👩‍🏫 Dosen pengampu mata kuliah Rekayasa Jalan Rel, Ir. Telly Rosdiyani, ST., MT., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran.

“Mahasiswa tidak hanya diajak naik kereta, tetapi belajar membaca sistem. Mereka mengamati bagaimana teori perkeretaapian, operasi, dan pelayanan yang dipelajari di kelas benar-benar diterapkan di lapangan. Ini sangat penting untuk membangun cara berpikir rekayasa sejak dini.”

🏗️ Pimpinan Program Studi Teknik Sipil UNBAJA, Ir. Nila Prasetyo Artiwi, ST., MT., menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan lapangan ini merupakan strategi pembelajaran yang terus dikembangkan oleh program studi.

🎯 “Kami mendorong mahasiswa Teknik Sipil untuk memahami infrastruktur tidak hanya dari sisi perencanaan, tetapi juga dari sisi pengguna dan operasional. Kunjungan user KRL ini sangat relevan dengan kebutuhan kompetensi lulusan di bidang transportasi, khususnya transportasi rel.”

đź§  Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif mencatat hasil pengamatan, mendokumentasikan kondisi lapangan, serta berdiskusi langsung dengan dosen pengampu terkait temuan yang mereka peroleh. Salah satu mahasiswa peserta, Ahmad Fahrurozi Arraehat, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda.

💬 “Dengan ikut langsung sebagai pengguna KRL, kami jadi lebih paham bagaimana sistem operasi dan pelayanan berjalan. Banyak hal yang sebelumnya hanya kami pahami secara teori, sekarang bisa kami lihat dan rasakan langsung di lapangan.”

🚀 Kunjungan lapangan sebagai user KRL Commuter Line ini menjadi wujud nyata penerapan experiential learning di UNBAJA. Melalui kegiatan rutin tahunan ini, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, analitis, dan responsif terhadap permasalahan transportasi perkotaan.

🌍 Dengan mengintegrasikan teori dan praktik secara langsung, UNBAJA berharap mahasiswa Teknik Sipil mampu menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman nyata terhadap sistem infrastruktur yang melayani kebutuhan masyarakat luas. (TR)

Related posts