Matangkan Persiapan, LPPM UNBAJA Gelar Rapat Koordinasi KKM Kedua Fokus pada Teknis Lapangan
SERANG – Menyusul suksesnya pertemuan perdana, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Banten Jaya (UNBAJA) kembali menyelenggarakan rapat koordinasi kedua untuk mematangkan persiapan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026. Rapat ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026, di Ruang LPPM Kampus 2 UNBAJA. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan LPPM dan panitia pelaksana untuk membahas progres teknis yang lebih spesifik pasca penetapan lokasi sebelumnya. Fokus utama kali ini adalah penyelarasan antara tema besar universitas dengan kondisi riil di lapangan.
Verifikasi Lokasi dan Koordinasi Wilayah
Ketua Pelaksana KKM, Ir. Telly Rosdiyani, ST., MT., menyampaikan bahwa tahap survei awal dan audiensi dengan pihak kecamatan telah memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan di 11 desa sasaran. Rapat ini mengonfirmasi kembali kesiapan lokasi di tiga kecamatan utama:
- Kecamatan Padarincang: Fokus pada administrasi desa, UMKM, dan optimalisasi wisata air panas.
- Kecamatan Pabuaran: Menitikberatkan pada manajemen irigasi bendungan dan pemberdayaan ekonomi desa.
- Kecamatan Gunungsari: Prioritas pada digitalisasi layanan publik, akses jalan, dan sanitasi lingkungan.
Persiapan Administrasi dan Pendaftaran
Seiring dengan jadwal yang telah ditetapkan, rapat ini juga membahas kesiapan sistem registrasi mahasiswa. Pendaftaran peserta dijadwalkan akan dibuka pada 11 Mei hingga 10 Juli 2026. Panitia menekankan pentingnya kelengkapan berkas administrasi dan pemilihan skema KKM, baik Skema A untuk reguler maupun Skema B bagi mahasiswa khusus.
Penguatan Peran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
Selain urusan mahasiswa, rapat juga menyepakati agenda pembekalan bagi 11 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mengawal setiap kelompok. DPL diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pihak kampus, mahasiswa, dan perangkat desa guna memastikan program kerja yang disusun benar-benar berkelanjutan.
Ketua LPPM UNBAJA, Alamsyah Basri, M.H., menutup rapat dengan mengingatkan seluruh panitia untuk menjaga ritme kerja sesuai timeline. "Koordinasi ini krusial agar saat pelepasan pada 29 Juli nanti, semua instrumen pendukung mulai dari jaket hingga buku panduan sudah siap sepenuhnya," ujarnya.