Sebanyak 100 mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Banten Jaya melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang, pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Penanggulangan Sampah di TPA Cilowong” sebagai bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Ilmu Lingkungan untuk memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai sistem pengelolaan sampah, penerapan teknologi pengolahan sampah, serta dampaknya terhadap lingkungan.
Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Banten Jaya, Anis Masyruroh. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan pembelajaran lapangan sebagai upaya meningkatkan wawasan dan pengalaman mahasiswa secara langsung di dunia praktik. Pemberian materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh narasumber, Rohany Yanti Sihite, serta Euis Amilia selaku dosen pengampu Mata Kuliah Ilmu Lingkungan. Kegiatan turut dihadiri kaprodi Teknik sipil Nila Prasetyo Arrtiwi, bapak/ibu dosen Program Studi Teknik Sipil diantaranya telly rosdiyani serta mahasiswa Teknik Sipil yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias.
Pada kesempatan tersebut, moderator kegiatan, Fitri Dwirani, memperkenalkan diri sebagai dosen Teknik Lingkungan yang memiliki perhatian dan ketertarikan pada isu pengelolaan TPAS, khususnya terkait air lindi dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar. “Untuk mempersingkat waktu, marilah kita simak bersama pemaparan dari narasumber hebat kita pada pagi hari ini yaitu Ibu Rohany Yanti Sihite,. Waktu dan tempat kami persilakan,” ujar Fitri Dwirani saat membuka sesi materi. Setelah sesi pemaparan, mahasiswa melakukan peninjauan langsung ke area TPAS Cilowong yang dipandu oleh Agam. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlihat sangat antusias melihat proses pengolahan sampah, sistem pengelolaan, hingga struktur fasilitas pengolahan yang ada di TPAS Cilowong. Mahasiswa juga aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan sampah dan dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Kepala TPAS Cilowong Kota Serang, Agam, menyampaikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang terus melakukan penataan dan pengembangan TPAS Cilowong, mulai dari perbaikan akses jalan hingga pengadaan mesin pengelolaan sampah guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kota Serang. Melalui kegiatan kunjungan lapangan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta mampu menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan kondisi nyata di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Teknik Sipil Universitas Banten Jaya dalam menciptakan lulusan yang peduli terhadap pembangunan berwawasan lingkungan dan keberlanjutan. (TR).


